“Ayo pulang! Dari sini tidak ada angkot ataupun mobil yang lewat. Kamu nggak berniat jalan kan?”Sebenarnya males banget harus pulang bareng, tetapi Jena tidak ada pilihan daripada jalan. Bisa juga memutuskan memesan gojek atau taksi online, tapi berpotensi membuat pertanyaan mematikan nanti setelah sampai rumah. Pasti akan menjadi pertanyaan kenapa bisa pulang terpisah. Jena sengaja menempati jok belakang, males banget harus duduk bersebelahan. Ternyata keputusannya berhasil membuat Arlo kesal. “Pindah depan Jen, aku bukan supirmu,” titah Arlo menginterupsi. “Aku mau di sini, bisa langsung jalan. Nggak usah berdebat,” katanya malas. “Pindah!” ulang pria itu jelas memaksa. “Apa sih, aku nyaman di sini. Nggak usah maksa.”“Kamu sukanya dipaksa, mau pindah sendiri atau aku yang pindahin.”Jena masih belum juga beranjak, dia pikir tidak mungkin Arlo bakalan mindahin tubuhnya, nyatanya pria itu kembali turun dan nekat mengangkat tubuhnya. “Gila ya, bisa pindah sendiri,” omel Jena be
Última actualización : 2025-12-05 Leer más