“Melukai bagaimana? Emanknya aku tega bikin kulit indahmu ini terluka?” sahut Satria sambil kecup dahi Cecelia, hingga si cantik ini memejamkan mata sesaat dan melihat ini ingin rasanyaa kecup bibir tipis dan merah ini.Tapi tentu saja Satria tahan, sebab dia tak ingin bikin malu Cecelia, di depan puluhan anak buah ayahnya, yang datang saat ini.Cecelia tampil mempesona dan dewasa dengan gaun serba hitam saat ini di padu jeans ketat yang membungkus kaki jenjangnya, sama dengan Satria, yang juga berkemeja hitam hadiri pemakaman Mr Soto.“Bang, kita ke rumah aku sekarang di Tokyo,” ajak Cecelia tiba-tiba.“Hmmm…katanya kamu sementara nggak mau ke sana, karena keamanan yang tak terjamin?” tanya Satria.“Beda sekarang Bang, aku bisa lindungi diri sendiri, lagian bersama Abang, apa sih yang aku takutkan?” cetus Cecelia, hingga Satria kaget juga, seolah dia ini bodyguard pribadi Cecelia saja, tapi ia diam saja donk.Saat memeluk tubuh indah dan wangi Ceceliaa tadi, Satria diam-diam kaget, di
Baca selengkapnya