"Halooo…Abang, kamu di mana sih, ibu masuk rumah sakit tauu?” sentak Valine, setelah tahu yang menelpon benar Amir Talawassy kakaknya.“Mau kirim duit..? Ya sudah kirim saja langsung ke adik kita yang jagain ibu di rumah sakit. Aku besok baru pulang ke Maluku, hari ini aku masih terbang ke Papua,” kembali Valine menyahut dan tak lama kemudian klik mematikan telpon.Satria menunggu sesaat dan menatap Valine, ia sengaja tak mau terlalu kepo, agar Valine tak curiga.“Dia memang masih di Kamboja, huhh dasar tu Abang, udah bagus dulu jadi aparat, pangkatnya juga sudah hampir jadi AKP, eh malah jadi pengedar narkoba, kan hancur karirnya, mana dulu saat jadi polisi kebun dan sawah ayah habis dijual,” cetus Valine, sambil seruput kopinya lalu lipat kedua tangannya ke dada.Tapi Valine bilang dia tak tahu di mana persisnya di Kamboja itu. “Dia nggak mau sebut Bang, katanya tempatnya kini pindah-pindah, nggak tetap, kadang malah ke Thailand atau di hutan-hutan, bingung jug akunya,” cerocos Valin
Baca selengkapnya