"Arka, kamu harus sabar ya menghadapi sifat Adik Kecil ini. Dia emang paling gampang merah mukanya kalau lagi dibahas soal masa depan," ucapku menoleh ke arah Arka yang sedari tadi hanya menyimak sambil terkekeh."Saya sangat memaklumi, Kak Rafli. Bagi saya, sifat Sora yang malu-malu begini justru yang paling membuat saya betah menjaganya," balas Arka menatap Sora dengan sorot mata penuh kasih sayang."Aduh, manis banget sih jawaban kamu, Arka. Rafli, kamu denger nggak tuh? Kamu harus belajar cara bicara romantis kayak Arka biar aku nggak bosen dengerin instruksi kantor terus," ledek Shella sambil menyenggol lenganku."Wah, mulai bawa-babu aku ya sekarang. Padahal tadi siang di kantor kamu sendiri yang minta instruksi terus sampai aku pusing," balasku membela diri."Itu
Terakhir Diperbarui : 2026-05-31 Baca selengkapnya