Masuk"Rafli, mulai malam ini, kamu temani tiga anak gadisku, ya!" Menemani tiga anak gadis majikanku yang cantik dan masih bujang, siapa yang menolak. Tapi, statusku yang hanya pelayan biasa, membuatku direndahkan. Sampai akhirnya mereka tahu diriku yang sebenarnya, mereka memohon-mohon untuk jadi wanitaku.
Lihat lebih banyak"Iya dong, masa kita mau berantem terus kayak kucing sama anjing? Sekarang kan musuh kita udah nggak ada, jadi waktunya kita fokus buat bahagia bareng-bareng," celetuk Claudia yang tiba-tiba muncul dari arah dapur membawa piring berisi buah potong."Nah, kalau semuanya udah punya pemikiran kayak Claudia begini, hidup Abang jadi jauh lebih tenang setiap harinya!" seruku sambil mengambil sepotong buah melon dari piringnya."Heh! Itu buah buat Sora sama Kak Shella, bukan buat Abang kuli panggul ya!" teriak Claudia mencoba merebut kembali piringnya dariku.Gelak tawa pecah menghiasi ruang tengah rumah perlindungan kami sore hari ini. Pemandangan indah di mana semua orang bisa tertawa lepas tanpa beban ancaman nyawa benar-benar menjadi momen yang sangat mahal harganya bagi kami semua."Ayo kita lanjut bahas daftar tamunya lagi, Sor. Aku mau pastiin temen-temen sosialita aku masuk ke kategori tamu VIP semua ya!" pinta Claudia duduk di sebelah Sora."Dih, emangnya temen-temen kamu itu pentin
Ibu Liora memberikan dukungan penuh dan mengusap rambut Claudia dengan kasih sayang yang sangat tulus. Beliau tahu betul bahwa di balik sikap keras kepala adiknya ini, terdapat hati yang sangat rapuh dan butuh pengakuan dari orang lain."Dengerin Ibu, kamu itu cantik, pinter, dan sekarang udah jauh lebih dewasa dari sebelumnya. Mamanya Dion pasti bisa liat sisi baik kamu kalau kamu bisa bersikap sopan dan tulus di depan beliau," petuah Ibu Liora menenangkan."Tapi tetep aja aku deg-degan parah, Bu! Aku harus bawa apa ya pas ke sana nanti? Masa cuma bawa badan doang kayak mau numpang makan gratis?" tanya Claudia bingung."Ibu sarankan agar kamu membawakan masakan rumah buatan kamu sendiri sebagai buah tangan untuk calon mertua. Orang tua itu biasanya paling seneng kalau dikasih sesuatu yang dibuat pakai tangan sendiri, bukan cuma barang mahal hasil beli di mal," saran Ibu Liora memberikan ide cemerlang."Masak sendiri?! Bu, goreng kerupuk aja aku sering bikin gosong serumah! Masa mau k
Pertanyaan tajam dari wanita anggun ini kontan membuatku kesulitan menelan ludah di kerongkongan. Aku harus segera mencari cara untuk mengalihkan topik pembicaraan. Shella tidak boleh mendesak mencari kebenaran soal selebaran fitnah murahan itu."Lagian aneh banget sih kamu sama Bang Tigor akhir-akhir ini. Sering banget bisik-bisik di garasi kayak lagi merencanakan perampokan bank negara aja," sungut Shella mengoleskan selai nanas ke atas roti tawar dengan sedikit kasar."Ya ampun, Sayang. Kami itu cuma bahas jadwal servis rutin mobil sama ganti oli mesin doang di depan. Masa iya direktur utama perusahaan kargo alih profesi jadi perampok amatiran di ibu kota?" jawabku membela diri dengan tawa sumbang.Suasana canggung mendominasi meja makan kami selama beberapa detik. Shella menatap lekat kedua bola mataku mencoba mencari kebohongan di sana."Sayangku, mending kita fokus bahas daftar lagu buat acara resepsi besok lusa. Kamu mau menyewa grup band akustik atau penyanyi solo ternama buat
Seluruh kertas fitnah tersebut harus segera dimusnahkan tanpa sisa agar tidak merusak suasana hati anggota keluarga lainnya.Aku sama sekali tidak mau acara pernikahanku yang tinggal menghitung hari hancur akibat gosip jalanan. Bang Tigor langsung membawa plastik itu ke area belakang dan menyulutnya menggunakan cairan korek api cair.Asap pekat berwarna hitam langsung mengepul ke udara malam memakan habis bukti fitnah tersebut. Percikan api kecil menyala terang membakar kertas yang berisi kebohongan paling brutal sepanjang hidupku. Melihat kertas terakhir hangus menjadi debu hitam, aku langsung memutar tubuh melangkah tegap menuju pintu belakang.Menyikapi serangan fitnah mendadak tersebut, aku segera masuk ke dalam ruang kerjaku yang kedap suara. Ponsel pintarku langsung mendial nomor pribadi Pak Wibowo detik itu juga. Panggilan darurat tersebut diangkat pada dering ketiga oleh sang gubernur."Halo, Pak Gubernur? Tolong kerahkan tim humas pemerintah daerah sekarang juga buat bikin kl
Cangkir berisi cokelat panas di atas meja kayu itu sudah mulai kosong dan hanya menyisakan ampas manis di bagian dasarnya. Suasana emosional yang tadi sangat intens perlahan mulai mereda di ruang tengah ini.Tangisan Sora sudah berhenti total setelah dia meluapkan semua emosinya di dalam pelukanku.
Aku melihat Shella dan Claudia juga menyimak ceritaku dengan serius. Meskipun mereka sudah tahu garis besarnya, detail cerita ini tetap menarik bagi mereka."Di desa itu, Bapak jatuh cinta pada seorang kembang desa yang
Sora menundukkan wajahnya, menghindari tatapanku. Air matanya menetes jatuh ke punggung tanganku."Kakak minta maaf karena baru bisa memberitahu kebenaran ini sekarang. Kakak terpaksa menyembunyikan identitas Kakak sela
Sora bangun dari kasurnya dan merapikan rambutnya yang sedikit berantakan. Dia mengambil jaket hoodie kesayangannya yang tergantung di balik pintu.






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Peringkat
Ulasan-ulasanLebih banyak