Tidak butuh waktu lama bagi pelayan itu untuk kembali membawa nampan berisi lima botol kecil cairan pewangi ruangan, lengkap dengan stik kayunya."Ini ada lima varian aroma best seller kami. Silakan dicium dulu sampelnya," promosinya seraya meletakkan nampan di atas meja.Menghirup aroma dari botol pertama, wanginya sangat manis menyengat seperti permen karet. Giliran botol kedua, aroma bunga mawar yang terlampau kuat sukses membuat hidungku gatal."Aduh, hidungku udah error, Shel. Wangi bunga sama wangi permen rasanya kecampur aduk di kepala sekarang," keluhku mengibaskan tangan di depan wajah.Menyadari indra penciumanku mulai kacau, Shella mengambil alih proses seleksi aroma. Wanita cerdas itu mencium biji kopi penawar yang disediakan toko sebelum menghirup botol ketiga dan keempat dengan saksama."Wangi vanilla jasmine dan sandalwood ini enak banget, Raf. Nggak bikin pusing dan aromanya sangat menenangkan," nilai Shella mantap, menyodorkan dua botol itu ke arahku.Aku menghirup ar
Last Updated : 2026-06-10 Read more