"Papa mau kamu besok temani Miko ke Trawas lihat proyek yang kita kerjakan." "Berdua, pa?" Rahmat menganggukkan kepalanya "Papa nggak ikut?" Rahmat menggelengkan kepalanya "Papa ada rapat besok di Pemkot sama Candra dan nggak bisa diwakilkan. Sebenarnya berat nyuruh kamu ikut tapi kamu harus tahu apa yang terjadi di tempat proyek saat ada pembangunan, kamu tahu keadaan pekerja lapangan. Kamarnya ada dua, papa nggak akan buat kamu berduaan dengan yang bukan mahram." Syifa menghela napas panjang "Aku besok harus lihat contoh undangan, pa." "Aryo bisa lakuin, kan? Lagian papa lihat banyak kamu yang urus. Papa tahu kalau Aryo kerja, tapi nikah ini bukan hanya kamu aja dimana Aryo juga harus terlibat." "Aryo ngumpulin duit, pa. Bayar pernikahan ini nggak murah loh, pa. Belum lagi isi rumah dan juga bulan madu." "Papa dan mama lebih pengalaman dari kamu. Kamu siap-siap aja besok berangkat ke Trawas, bisa jadi lanjut Malang. Miko
Read more