“Zeros?” “Elowyn … ternyata aku tidak salah lihat, ini benar-benar kamu.” Laki-laki itu Zeros, menatapnya lama sekaligus kagum melihat penampilan Elowyn yang cantik dan anggun dengan dress hitamnya dan rambut panjang menjuntai. “Aku mencarimu kemana-mana, Elow. Kau tahu, betapa aku merindukanmu?” “Kenapa kau ada disini?” tanya Elowyn datar. “Harusnya aku yang tanya, kenapa kamu ada disini? Apa kau juga merindukanku sampai mencariku ke sini?” kata Zeros percaya diri. Ia berusaha meraih tangan Elowyn, tetapi segera ditepis oleh gadis itu. Elowyn memberinya tatapan tajam. “Aku tidak tahu ada hubungan apa kau dengan pemilik mansion ini. Tapi satu hal yang harus kamu tahu, aku tidak pernah mencarimu!” katanya dengan tegas. “Elowyn, kenapa kamu begini?” Akhirnya ia berkata pelan, mencoba mencerna situasi. “Kau masih marah padaku?” Elowyn tertawa hambar, ia menyilangkan tangannya di dada seraya menatap remeh lelaki di depannya. “Tidak,” jawab Elowyn singkat. “Benarkah? Kalau begitu
Última actualización : 2025-12-24 Leer más