เข้าสู่ระบบElowyn Adison, tak pernah menyangka hidupnya akan dihancurkan dalam satu malam oleh keluarga dan tunangannya sendiri. Setelah mengetahui fakta jika dirinya hanyalah anak angkat, ia dijebak menghabiskan malam panas dengan pria yang dia kira gigolo. Sadar tak pernah mendapatkan kasih sayang dan dibuang, Elowyn memutuskan hubungan dengan keluarga Adison dan merencanakan balas dendam. Siapa sangka, dia justru dipertemukan kembali dengan Duke Alexander, gigolo malam itu yang ternyata adalah seorang konglomerat. Akankah Elowyn berhasil membalaskan dendamnya? Atau justru terjebak dalam lingkaran masalah baru yang siap melilitnya?
ดูเพิ่มเติม“Kubilang aku bisa jalan sendiri!” “Berhenti menyeretku, Tuan!” Sayup-sayup Elowyn mendengar suara yang familiar di telinganya, wanita itupun menoleh dan mendapati sahabatnya Elie ditarik paksa oleh Emilio.“Kubilang lepas! Hei, paling tidak pelan-pelan dong, sakit tahu tanganku.” Elie menggerutu sambil berusaha melepaskan genggaman tangan pria tersebut. “Ah, maaf.” Setelah menyadari perbuatannya dan melihat pergelangan tangan Elie yang Emilio tarik, pria itu merasa menyesal dan melepaskan genggaman itu pelan-pelan.Sementara itu, Duke dan Elowyn memperhatikan keduanya dengan mata memicing. Tetapi, Duke tak berniat menegur. “Kalian sedang apa?” tanya Elowyn, berbanding terbalik dengan Duke yang acuh tak acuh. Akan tetapi, baik Elie maupun Emilio tidak ada yang menjawab. Justru kedua saling membuang muka dengan telinga yang memerah. “Ah, Elowyn, aku sudah dapat tempat yang bagus untuk di dalam. Aku jamin kau akan puas melihat profesor melakukan presentasi,” ujar Elie mengalihkan
"Tuan dan Nyonya masih berada keluar negeri. Katanya, sepertinya besok besok baru kembali," ucap seorang asisten rumah tangga pada sepasang suami istri yang sudah beberapa hari ini rutin mendatangi kediaman Larringthon. Duke dan Elowyn, sejak mendapat informasi tentang orang tua kandung Elowyn, terus mencari cara untuk bisa bertemu mereka. Bahkan yang biasanya Regar Larringthon selalu muncul tiba-tiba dimanapun Elowyn berada, Kini sudah satu bulan tidak menampakan batang hidungnya. Seolah mereka sekeluarga kompak menyembunyikan diri. Elowyn menghembuskan napasnya panjang. Rasa kecewa menyelimuti hatinya. Mereka melangkah keluar dari kediaman tersebut dan berjalan menuju mobil. "Tidak apa-apa. Kita akan menemukan mereka nanti," bujuk Duke, melihat raut sedih di wajah istrinya. Elowyn tersenyum tipis. "Iya. Satu langkah lagi aku akan bertemu mereka, jadi aku harus bersabar," katanya pura-pura kuat. Pintu mobil dibuka, Duke meletakan tangannya di atas kepala Elowyn, melindun
Berita ini memang sangat mengejutkan sekaligus membahagiakan bagi Elowyn yang sudah menantikan keberadaan orang tua kandungnya. Namun, ia juga merasa takut jika mereka tidak mau menerimanya. Bagaimanapun ia telah menghilang selama belasan tahun. Elowyn menghembuskan napasnya panjang, menunduk, lalu tersenyum getir. "Kau sungguh-sungguh menemukan mereka, kan?" tanya Elowyn dengan suara lirih tanpa menatap ke arah Duke. "Aku belum tahu pasti, tapi sepertinya itu benar. Karena berita ini benar-benar dari informal yang ku percaya. Dia sudah bekerja semalam puluhan tahun secara turun temurun untuk keluargaku." Duke berhenti sebentar, melirik kembali pada pesan di layar ponselnya. "Masalahnya ....""Apa ada masalah?" sahut Elowyn tidak sabaran.Duke mengangguk. "Keluarga yang mereka temukan bukan keluar biasa. Mereka keluarga terhormat setelah Aslan Kim. Mereka adalah ...."Mendengar Duke terus bicara sepotong-sepotong, membuat Elowyn sungguh sangat gemas. Gadis itu berkacak pinggang sam
Mata Elowyn membelalak menatap kedua orang tua yang sangat dia kenal berdiri di depannya. Pintu lift sudah tertutup, suasana tiba-tiba menjadi hening selama beberapa detik sebelum akhirnya sebuah tangan melayang dan menampar pipi mulus Elowyn dengan keras. Plaak!Ngiiing ….Rasa perih dan panas langsung menyebar di wajah cantik itu. Kulit putih bersihnya menampakkan bekas merah dengan cap lima jari. Elowyn memejamkan matanya saat merasakan telinganya berdengung setelah wanita yang pernah dia panggil ibu itu menamparnya. Melihat sahabatnya dianiaya di depan matanya, Elie sangat tidak terima. Dia menarik Elowyn ke belakang tubuhnya, lalu menghadapi Berlya dengan berani. “Nyonya! Apa-apaan Nyonya tiba memaki dan memukul sahabat saya?!” teriak Elie nyaring. “Oho! Jadi kau asisten putriku yang berkhianat itu. Ternyata kau bersahabat dengan perempuan jalang ini. Jadi kalian memang bersekongkol kan untuk menjebak putriku,” seru Berlya penuh amarah sambil menunjuk-nunjuk Elie dan Elowyn






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
ความคิดเห็น