“Kubilang aku bisa jalan sendiri!” “Berhenti menyeretku, Tuan!” Sayup-sayup Elowyn mendengar suara yang familiar di telinganya, wanita itupun menoleh dan mendapati sahabatnya Elie ditarik paksa oleh Emilio.“Kubilang lepas! Hei, paling tidak pelan-pelan dong, sakit tahu tanganku.” Elie menggerutu sambil berusaha melepaskan genggaman tangan pria tersebut. “Ah, maaf.” Setelah menyadari perbuatannya dan melihat pergelangan tangan Elie yang Emilio tarik, pria itu merasa menyesal dan melepaskan genggaman itu pelan-pelan.Sementara itu, Duke dan Elowyn memperhatikan keduanya dengan mata memicing. Tetapi, Duke tak berniat menegur. “Kalian sedang apa?” tanya Elowyn, berbanding terbalik dengan Duke yang acuh tak acuh. Akan tetapi, baik Elie maupun Emilio tidak ada yang menjawab. Justru kedua saling membuang muka dengan telinga yang memerah. “Ah, Elowyn, aku sudah dapat tempat yang bagus untuk di dalam. Aku jamin kau akan puas melihat profesor melakukan presentasi,” ujar Elie mengalihkan
Last Updated : 2026-08-12 Read more