"Halo Bara, lama tak jumpa, apa kabar? Kamu terlihat kurusan, brother! Kenapa, apa karena merasa seperti terpenjara di desa kecil ini?"Datang-datang langsung berlagak sok akrab, berlagak seakan-akan tidak pernah berbuat dosa, sial, ingin rasanya kucabut saja lidahnya yang pembohong itu!"Jadi, kamu memang sudah kenal siapa dia?" Pak Nasrullah bertanya, isi kalimat serta ekspresi sangat jelas kalau sedang ingin mempertegas sesuatu."Sangat, Pak, sangat!" sahut si keparat ini.Dia terlihat lebih dari sekadar yakin, tapi andai ada yang merasa bahwa, sebenarnya dia justru semakin tajam menyindir. Aku yakin sekali akan hal itu!"Aku bahkan lebih dari sekadar kenal siapa dia, Pak! Dia saja yang tidak tahu kalau bukan aku, Mariana mustahil akan menemukan dia di hutan sana. Tapi lupakan itu! Walau bagaimanapun juga, aku berhutang budi padanya. Orang ini sudah sangat baik pada ibu, Mariana, juga anak-anak."Oh, jadi benar-benar dugaan Rafika selama ini? Bahwa Mariana sebenarnya tahu banyak te
Last Updated : 2026-05-06 Read more