Akhirnya, setelah waktu yang terasa sangat lama, ia berhasil mencapai pintu. Tangannya menyentuh permukaan dingin itu, dan saat ia hendak melangkah keluar, sebuah suara tiba-tiba terdengar dari arah depan.“Senia?”Suara itu rendah, dalam, dan membawa tekanan yang langsung membuat tubuhnya membeku di tempat.Dalam sekejap, seluruh tubuhnya bergetar.Langkah kaki itu terdengar lagi, teratur, mantap, tidak ragu dan berjalan mendekat.Tidak ada jeda, tidak ada ragu. Langkah itu langsung menuju ke arahnya.Setiap bunyi sepatu yang menyentuh lantai terdengar begitu jelas di telinga Senia, mengiris ketenangan yang sejak tadi berusaha ia pertahankan. Kesadaran itu membuat napasnya tercekat.Tanpa berpikir panjang, Senia langsung berbalik, mencoba kembali ke dalam ruangannya dengan langkah yang terburu-buru dan tidak teratur. Kakinya beberapa kali tersandung karena gerakannya yang dipaksakan, sementara tangannya meraba-raba udara di sekitarnya, mencari arah yang benar dengan putus asa. Ia
최신 업데이트 : 2026-04-03 더 보기