Ini sudah empat jam berlalu sejak Arsenio dan Jeff diusir, keduanya masih di sini—duduk di depan ruangan rawat Kirania, tanpa pertengkaran apalagi obrolan. Sesekali Arsenio akan berdiri, dan mengintip ke dalam ruangan, lewat celah kaca persegi di pintu."Tuan?"Suara yang tiba-tiba hadir di tengah keheningan itu, membuat Arsenio dan Jeff menoleh secara bersamaan. "Siska? Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Arsenio, keningnya mengernyit samar—merasa heran dengan kehadiran tiba-tiba wanita itu. "Saya tadi di telpon Non Kira, Tuan. Katanya dia minta dijemput di sini," jawab Siska, setelah sempat membungkuk singkat kepada Jeff. "Non Kira kenapa, Tuan?"Mendengarnya, Arsenio menghela napas kasar. Sepertinya gadis itu benar-benar akan menghindarinya setelah ini. "Ck." Arsenio berdecak, seraya meraup wajahnya gusar. "Kira di dalam, kau masuk saja.""Baik, Tuan." Selang sepuluh menit kemudian, Siska kembali keluar dari dalam ruangan, dengan Kirania di sampingnya. Mata Arsenio dan Jeff l
Read more