Erfan memutuskan pergi ke hotel milik rekan bisnisnya, Tuan Bizi, yang pernah dia kunjungi bersama Anne. Sesampainya di sana, Erfan memesan kamar hotel terbaik. Namun saat hendak membayar, resepsionis hotel menolaknya karena telah diperintahkan oleh Tuan Bizi bahwa jika Erfan datang menginap di hotel tersebut, dia tidak perlu membayar. Erfan tidak memaksa untuk membayar. dia mengucapkan terima kasih, lalu pergi bersama Sinta menuju kamar yang telah dipesannya. Sesampainya di kamar, Sinta tampak sangat kagum melihat kemewahan kamar tersebut. "Tuan muda, kamar ini sangat mewah," ucap Sinta sambil terus memandangi interior kamar tersebut. "Ini belum terbilang mewah, kalau kamu mau melihat yang lebih mewah, kamu bisa datang ke Ibukota. Kamar hotel mewah di sana jauh lebih baik dari pada ini," ucap Erfan dengan santai. Sinta menatap Erfan, lalu melingkarkan tangannya di leher Erfan. "Mewah atau tidaknya, aku gak peduli! yang penting aku d
Read more