Kamar Utama Penthouse, Pukul 21.00 WIB.Udara di dalam kamar tidur utama itu terasa berat, seolah dipenuhi muatan listrik statis. Lampu kristal telah dipadamkan, digantikan oleh cahaya temaram dari beberapa lilin aromaterapi yang diletakkan di nakas. Aroma sandalwood (cendana) dan ylang-ylang memenuhi ruangan—wangi yang memabukkan, sensual, dan mengundang insting purba.Julian melangkah masuk. Jantungnya berdegup kencang, bukan karena gairah, melainkan karena beban map cokelat yang tersembunyi di saku jasnya.Dia berjalan cepat ke arah walk-in closet."Jangan lama-lama, Julian," suara Clara terdengar dari arah ranjang, serak dan menuntut."Sebentar. Aku ganti baju," jawab Julian.Di dalam closet, Julian melepas jas mahalnya dengan tangan gemetar. Dia menyembunyikan jas itu—berserta bukti kejahatan Clara di dalamnya—di bagian paling belakang gantungan, tertutup oleh mantel bulu tebal. Aman.Julian menarik napas panjang. Dia melepas kemejanya, membiarkan da
Last Updated : 2025-12-28 Read more