"Kau mundur, biarkan Ellie melakukan kewajibannya." Vero mengusir Raven menjauh setelah Ellie agak tenang."Aku sudah melakukan inisiasi menyusui dini tadi saat kau belum sadar. Mungkin tidak sempurna, tapi mereka menghisap dengan kuat," kata Vero, sambil mengusap pipi Freya.Bayi itu mengerut memprotes, tapi tangisnya tertahan, saat mulutnya mendapatkan apa yag dia inginkan. Saat merasakan tarikan pada dadanya, Ellie kembali menangis."Aku tidak ingin menangis..." Ellie mendesis jengkel.Vero tertawa. "Tidak apa. Kau boleh menangis. Ini normal, El.""Dan jangan lupa, kau masih memiliki jagoan satu lagi." Vero mengangkat Alrix."Kalau kau cukup kuat, aku akan meletakkan ini di sebelah.""Entahlah... Aku ingin... tapi tanganku." Ellie mulai merasa tangannya kehilangan kekuatan, meski berat Freya tidak seberapa. Tubuhnya belum pulih seratus persen.Vero menjentikkan jari, memanggil Raven. "Kau tolong pegang Freya, bantu Ellie. Aku akan membantu di sebelah, agar Alrix juga mendapat ASI."
Last Updated : 2026-02-19 Read more