"Ouch ... semuanya pegal!" rintih Starla saat dia membuka mata di pagi hari. Di sisinya Brocklyn masih tertidur pulas dengan lengan kanan melingkari pinggang Starla.Perlahan-lahan Starla memindahkan tangan besar pria itu dari badannya lalu beringsut turun dari ranjang. Kandung kemihnya penuh dan menjerit meminta dikosongkan. Saat hendak mencuci wajah di wastafel, dia melihat cincin pemberian Brocklyn semalam. Bentuknya unik dan terlihat mahal, Starla malahan takut mengenakan barang berharga seperti itu ke mana-mana. "Aku harus segera bersiap, Fanny berjanji menjemputku jam delapan. Brocklyn masih tidur pun, aku akan tetap pergi!" ujar Starla lalu dia masuk ke shower box dan mulai mandi.Tanpa disadarinya ketika Starla keramas, Brocklyn bergabung dan memeluknya dari balik punggung. Dia pun terkesiap dan berseru, "Apa ini kau, Brocklyn?!" "Yeah ... ini aku, siapa lagi yang berani memasuki kamar tidurku? Apalagi mandi bersamamu begini, Darling?" Suara Bass yang berat dan agak serak i
Last Updated : 2026-02-18 Read more