Nyatanya Sekar tak langsung pulang setelah ia keluar dari salah satu restoran tempat ia bertemu dengan Cindy karena ia justru berbelok ke sebuah toko pakaian. Tiba-tiba ia ingin membeli celana jins panjang di sana.Saat matanya sibuk memilih, mulutnya juga tak kalah sibuk. Ia menceritakan hal yang baru saja terjadi pada Sisil. Telat saat tadi ia masuk ke toko pakaian, Sisil menelpon dan akhirnya terjadilah sesi saling curhat di antara mereka."Sumpah tadi gue udah mikir si Dimas itu datang sama Mas Jagat, Sil. Gue udah panik duluan.""Yeee, itu mah lo yang kepedean." Sisil kemudian tertawa setelah mengatakan hal itu yang membuatnya mendengus seketika. Tapi benar juga sih, dia yang sepertinya kepedean. Jagat kan orang sibuk, mana mungkin mengikuti kencan sekretarisnya."Ingat Sekar, kalian itu cuma mantan. Jangan kepedean." Ucap batinnya pada dirinya sendiri."Iya sih, Sil, gue yang kepedean hahaha. Gue yang memang belum move on dari dia, tapi sok jaga jarak pas waktu itu ketemu. Mungk
Ler mais