"Nanti kamu pulang bersama saya."Satu pesan dari Jagat muncul di layar ponsel milik Sekar. Wanita itu hanya melihatnya sekilas, belum ingin membalas.Ia harus segera merekap invoice dan menginputnya ke dalam komputer karena akan diminta besok oleh kepala divisi. Hari sudah sore, lima belas menit lagi sudah jam pulang. Ia harus cepat-cepat menyelesaikan pekerjaannya.Baru saja ia akan menekan tombol untuk menyimpan data, tiba-tiba kepala divisi menaruh satu tumpukan dokumen di mejanya."Sekar sorry banget, ini ada tambahan dokumen invoice dari tim sales dan tim operasional. Tolong kebut aja hari ini. Datanya harus siap besok soalnya. Kamu lembur nggak apa-apa, ya?"Sekar tak punya pilihan selain mengangguk. Bukan karena tidak berani menolak, tapi karena memang ini sudah jadi tugasnya. Jika tidak dikerjakan sekarang pun, besok akan tetap dikerjakan olehnya. Selain itu uang lemburan di perusahaan ini juga jelas, jadi dia mau-mau saja.Oh, ini juga bisa jadi alasan untuk menolak ajakan p
Read more