Violet terdiam. Tatapannya kosong, kedua tangannya mengepal kuat di sisi tubuhnya. "Kenapa kau diam, Violet? Aku menyuruhmu membuka pakaianmu,bukan menyuruhmu berdiri seperti patung di depanku." kata Lucas, meneguk alkohol dengan santai, kakinya disilangkan. Kedua matanya menatap Violet dengan tenang, namun di balik tatapan itu tersimpan sesuatu yang tidak bisa begitu saja dibaca. Lucas tersenyum miring, mengamati tatapan Violet yang kini menatap balik seperti menatap musuh. Ia tahu Violet sedang sangat kesal, marah, dan tidak terima dengan apa yang baru saja ia minta. "Maaf, Tuan. Aku tidak mau." tolak Violet, nadanya sedikit tegas dan terdengar lebih kasar dari biasanya. "Itu sama saja Tuan melecehkan aku. Aku tidak terima." tekan Violet, genggamannya semakin kuat. Lucas mendengus berat, terkekeh kecil. "Kau memang berbeda dari yang lain, Violet." Ia mengamati wajah Violet sejenak, lalu bersuara lebih ringan. "Sudahlah — duduklah. Aku tahu kau lelah." Dengan ragu, Violet dudu
続きを読む