Lucas terdiam. Matanya masih terpaku pada Violet, tatapannya tidak terbaca—seolah ada ribuan emosi yang berkecamuk di baliknya, namun tidak satu pun yang terungkap dengan jelas. Kemudian, perlahan, ia mengangkat tangannya—tangan yang tidak terluka—dan menyentuh dagu Violet dengan lembut namun tegas, memaksanya untuk mengangkat wajah dan menatap matanya. Jarak mereka begitu dekat. Begitu intim. Violet bisa merasakan napas hangat Lucas menyapu wajahnya, bisa melihat kilatan emosi yang tersembunyi di balik mata tajam pria itu. "Kalau itu benar..." ucap Lucas pelan, suaranya terdengar serak dan penuh emosi yang terpendam—emosi yang bahkan ia sendiri tidak sepenuhnya mengerti. Namun sebelum Lucas bisa melanjutkan kalimatnya, Violet yang melihat tatapan Lucas yang begitu tajam dan intens ke arahnya langsung mendengus pelan. Ia berdecih kecil, seolah meremehkan intensitas momen itu. "Aku hanya bercanda, Tuan," ucap Violet tiba-tiba sambil memalingkan wajahnya ke samping, melepaskan tan
Última actualización : 2026-02-01 Leer más