Home / Romansa / Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat / Bab 34: Fajar di Atas Reruntuhan

Share

Bab 34: Fajar di Atas Reruntuhan

Author: Founna Math
last update publish date: 2026-01-25 09:35:33

Suasana di pemakaman keluarga Tanaka berangsur sunyi, hanya menyisakan deru mesin mobil polisi yang menjauh di kejauhan. Polisi baru saja menyeret Jiro Tanaka yang terus berteriak histeris, menyumpahi keponakannya sendiri dengan kata-kata yang penuh kebencian. Hujan yang tadinya mengamuk seperti murka alam, kini perlahan mereda menjadi gerimis tipis yang dingin, menyisakan bau tanah basah, aroma beton yang tersiram air, dan wangi dupa yang menyengat dari nisan-nisan tua. Aiko masih berdiri mema
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat   Bab 81: Takhta yang Hampa

    ## Bab 81: Takhta yang HampaPagi itu, sinar matahari menembus jendela kaca setinggi langit-langit di lantai paling atas Tanaka Group, namun cahaya itu tidak memberikan kehangatan sedikit pun bagi wanita yang duduk di kursi kebesaran CEO. Aiko menyandarkan punggungnya pada kulit kursi yang empuk, jemarinya yang lentik mengetuk-ngetuk meja kaca kristal yang dingin. Meja itu dulunya adalah simbol ambisi yang ingin ia taklukkan, tempat di mana Arata Tanaka mendikte nasib ribuan orang dengan satu tarikan pena.Kini, meja itu miliknya. Kursi itu miliknya. Seluruh kekuasaan Tanaka Group berada dalam genggamannya. Namun, mengapa rasanya begitu sunyi?Aiko menatap papan nama kristal yang baru saja dipasang: **Aiko Hayama – Chief Executive Officer**. Nama keluarganya telah kembali ke tempat yang seharusnya. Kebenaran telah terungkap, Arata telah mendekam di balik jeruji besi, dan konspirasi yang menjebak ayahnya telah hancur. Secara logika, ini adalah puncak kemenangannya.Namun, di tengah kem

  • Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat   Bab 80: Akhir dari Sebuah Rahasia

    ## Bab 80: Akhir dari Sebuah RahasiaPagi itu, langit di atas Tokyo seolah ikut menahan napas. Kabut tipis menyelimuti gedung pencakar langit Tanaka Group, memberikan kesan mistis sekaligus mencekam. Di dalam kamar utama kediaman Tanaka, suasana tidak kalah dingin. Aiko berdiri di depan jendela besar, menatap lurus ke arah gerbang depan di mana beberapa mobil polisi hitam mulai berjajar rapi tanpa sirine.Di belakangnya, Hiroshi berdiri di posisi favoritnya akhir-akhir ini: lantai kamar. Ia tidak lagi mengenakan jas *custom-made* seharga ribuan dolar. Hanya kemeja putih sederhana yang lengannya digulung hingga siku, memperlihatkan bekas luka memar sisa serangan orang suruhan kemarin."Mereka sudah sampai," bisik Aiko. Suaranya datar, namun ada getaran halus yang tidak bisa ia sembunyikan.Hiroshi mendongak. Matanya yang dulu penuh kilat otoritas kini tampak tenang—ketenangan seorang pria yang sudah menyerahkan nyawanya pada tiang gantungan. "Biarkan mereka masuk, Aiko. Ini adalah satu

  • Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat   Bab 79: Rapuhnya Sang Ratu

    ## Bab 79: Rapuhnya Sang RatuGemerincing kunci yang beradu dengan pintu kayu jati kamar utama terdengar seperti lonceng kematian bagi ketegaran Aiko. Begitu pintu tertutup dan terkunci rapat, topeng baja yang ia kenakan di hadapan dewan direksi, netizen, dan bahkan di depan Hiroshi, hancur berkeping-keping.Aiko melangkah limbung menuju kamar mandi. Ia tidak menyalakan lampu utama, hanya lampu kecil di sudut yang memberikan pendar remang kekuningan. Ia butuh kegelapan. Ia butuh tempat di mana dunia tidak bisa melihat sang "Ratu Dingin" Tanaka Group sedang bertekuk lutut pada rasa sakitnya sendiri.Ia merosot ke lantai marmer yang dingin, punggungnya bersandar pada pintu kamar mandi. Di tangannya, ia masih menggenggam map hitam berisi dokumen-dokumen penghancur yang diserahkan Hiroshi tadi. Dokumen yang membuktikan bahwa seluruh hidupnya selama lima tahun terakhir adalah sebuah lelucon yang disusun oleh Arata Tanaka—dan ditebus dengan nyawa sosial putranya sendiri.---Tangis Aiko pec

  • Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat   Bab 78: Dokumen Penghancur

    ## Bab 78: Dokumen PenghancurKeheningan di ruang kerja Aiko terasa begitu pekat, seolah-olah oksigen telah dihisap keluar, menyisakan ketegangan yang menyesakkan dada. Cahaya lampu meja yang redup hanya menyinari sebagian wajah Aiko yang tampak pucat, kontras dengan bayangan Hiroshi yang berdiri kaku di depannya.Di atas meja kayu ek yang mewah, terdapat sebuah map kulit berwarna hitam. Map itu tampak biasa saja, namun bagi siapapun yang mengetahui isinya, benda itu adalah bom waktu yang mampu meratakan silsilah keluarga Tanaka hingga ke akar-akarnya.“Apa ini, Hiroshi?” suara Aiko bergetar, hampir menyerupai bisikan.Hiroshi tidak segera menjawab. Matanya menatap map itu dengan tatapan yang sulit diartikan—campuran antara pelepasan dan kehancuran. “Itu adalah kunci kebebasanmu, Aiko. Dan akhir dari kebohonganku.”Dengan gerakan perlahan, Hiroshi membuka map tersebut. Di dalamnya terdapat tumpukan dokumen asli yang selama ini disembunyikan di brankas paling rahasia milik ayahnya, Ara

  • Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat   Bab 77: Kecemburuan Sang CEO Pengabdi

    ## Bab 77: Kecemburuan Sang CEO PengabdiLampu kristal di aula *ballroom* Hotel Grand Mulia memantulkan cahaya yang menyilaukan, seolah berusaha menutupi kegelapan intrik yang bersembunyi di balik jas tuksedo dan gaun sutra para tamu. Malam ini adalah pesta perayaan aliansi strategis industri manufaktur, namun bagi Aiko, ini adalah medan perang.Aiko melangkah dengan dagu terangkat, mengenakan gaun malam berwarna merah marun yang membalut tubuhnya dengan sempurna—elegan, berkuasa, dan tak tersentuh. Di belakangnya, setia seperti bayangan yang tak bersuara, Hiroshi berjalan dengan langkah terukur. Ia mengenakan setelan hitam pekat tanpa dasi, posisi yang secara visual menegaskan statusnya saat ini: bukan lagi sang penguasa Tanaka Group, melainkan asisten pribadi sang ratu."Ingat rencana kita, Hiroshi," bisik Aiko tanpa menoleh sedikit pun. "Kenji akan menjadi umpan. Aku butuh sisa-sisa pengikut ayahmu menampakkan diri malam ini. Jangan lakukan apa pun tanpa perintahku."Hiroshi hanya

  • Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat   Bab 76: Ancaman Kenji yang Berbeda

    ## Bab 76: Ancaman Kenji yang BerbedaSuara rintik hujan mulai menghantam kaca jendela kantor CEO Tanaka Group, menciptakan irama monoton yang seolah berusaha mencuci sisa-sisa ketegangan dari konfrontasi di balkon tadi. Di dalam ruangan, lampu-lampu temaram memberikan bayangan panjang pada sosok Aiko yang masih terpaku di kursi kebesarannya. Di atas meja kerja yang dingin, sebuah ponsel bergetar. Getarannya terasa seperti sengatan listrik di tengah keheningan. Aiko melirik layar. Sebuah nama muncul, nama yang selama ini menjadi tempatnya berpaling ketika dunia Tanaka terasa terlalu menyesakkan: **Kenji**.Aiko menggeser tombol hijau, meletakkan ponsel itu ke telinganya. "Kenji? Ada apa menelepon selarut ini?""Aku melihat beritanya, Aiko," suara Kenji terdengar berat, namun ada nada yang tidak biasa di sana—sesuatu yang lebih tajam dari sekadar kekhawatiran. "Selamat atas kemenanganmu di dewan direksi. Tapi aku juga melihat si pengkhianat itu masih menempel di belakangmu seperti bay

  • Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat   Bab 16: Di Balik Topeng sang Naga

    Suasana di ruang bawah tanah itu terasa sangat tipis. Cahaya dari layar ponsel Aiko adalah satu-satunya sumber penerangan, memantulkan binar keberanian di matanya yang tak gentar. Di lantai atas, suara benturan pintu dan teriakan tim keamanan terdengar semakin dekat. Angka penonton siaran langsungn

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat   Bab 10: Peluru Penebusan

    Detik itu juga, waktu seolah melambat bagi Aiko. Titik merah yang menari di dadanya terasa seperti tatapan malaikat maut. Ia terpaku, kakinya seolah tertanam di lantai balkon. Namun, sebelum suara dentuman peluru terdengar, sebuah bayangan menerjangnya dengan kasar dari arah belakang.PRANG!Kaca p

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat   Bab 15: Warisan yang Terkutuk

    Suasana haru di kamar rumah sakit seketika menguap, digantikan oleh hawa dingin yang menusuk. Aiko berdiri tegak, melindungi kursi roda Hiroshi, sementara Nyonya Sato menyerahkan sebuah foto yang diambil oleh informan kepolisian dari dalam sel penjara Watanabe.Di dinding sel yang kusam, tertulis s

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat   Bab 9: Jebakan dalam Api

    📢 Catatan Penulis (Penting!)Halo, Pembaca Setia!Saya ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini. Sebelumnya, cerita ini sempat menggunakan nama karakter Queen dan Tama. Namun, setelah melalui proses diskusi dengan editor dan evaluasi naskah untuk kontrak, saya memutuskan u

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status