Keesokan paginya, setelah mengantar Leo ke sekolah, aku memutuskan untuk berkeliling kota sebentar. Benar saja, setelah melewati beberapa jalan samping, aku menyadari ada mobil yang membuntutiku. Ini pasti seseorang yang dikirim Kenzo untuk mengikutiku. Aku mengemudi berputar- putar sebentar, lalu tiba- tiba masuk ke tempat parkir bawah tanah, mematikan semua lampu, dan duduk dalam kegelapan. Tidak butuh waktu lama bagi mobil yang mengikutiku untuk tiba, tetapi mereka tampak bingung di garasi yang gelap gulita. Mereka tidak bisa membedakan mobil mana yang milikku dan mobil mana yang milik orang lain. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya aku melihat mobil itu pergi. Aku segera keluar dan menuju ke alamat yang diberikan Wiliam kepadaku. Itu adalah pabrik yang terbengkalai, benar- benar sepi, dengan tanda- tanda relokasi di mana- mana. Tanah ditumbuhi gulma, menambah suasana yang sunyi dan sepi. Tepat saat itu, Wiliam muncul dari sebuah bangunan reyot. "Tidak ada yang mengikutim
Read More