Saat keluar dari rumah kakakku, waktu sudah pukul 8 malam. Aku naik taksi pulang, tetapi ternyata tidak membawa kunci.Aku menelepon pihak pengelola properti untuk membuka pintu, tetapi diberi tahu bahwa satu-satunya cara adalah membongkar dan mengganti kunci baru.Ini rumah Leo. Aku hanyalah orang luar, jadi mengganti kunci sembarangan jelas tidak pantas. Lagi pula, aku juga akan segera pergi.Tak ada pilihan lain, aku hanya bisa menelepon Leo. Aku menghubunginya tiga kali baru akhirnya tersambung, tetapi yang terdengar justru suara Raisa."Irish, Leo lagi masak. Sudah malam begini, ada apa?""Irish, jangan salah paham ya. Aku baru saja kembali ke negara ini, nggak akrab dengan orang lain. Aku hanya bisa bergantung pada Leo. Leo cuma mengingat hubungan lama kami, makanya begitu menjagaku. Dia hanya merasa kasihan padaku, nggak ada maksud lain."Aku sempat tidak tahu harus berkata apa, ketika dari kejauhan terdengar suara Leo di sana. "Raisa, ayam cola sudah jadi! Waktunya si rakus kec
Read more