Liora menarik napas dalam, berusaha menenangkan dirinya yang masih bergetar setelah kejadian barusan. Ia menoleh ke arah John yang masih berdiri kaku di dekat pintu.“John,” panggilnya pelan, namun tegas. “Tolong panggilkan perawat. Infusnya harus dipasang lagi.”John langsung mengangguk tanpa banyak bicara. “Baik, Nyonya.”Ia segera keluar dari ruangan, meninggalkan mereka berdua dalam suasana yang masih dipenuhi emosi.Sementara itu, Steven perlahan kembali duduk di ranjang. Wajahnya tampak lelah, bukan hanya karena kondisi fisiknya, tetapi juga karena beban pikiran yang selama ini ia tanggung sendirian.Liora menarik kursi dan duduk di samping tempat tidurnya. Ia menatap Steven dengan lembut, meski matanya masih sembab.“Kau harus menggunakan waktu ini sebaik mungkin,” katanya pelan. “Istirahat. Pulihkan dirimu.”Steven menunduk, mendengarkan.“Jika tubuhmu kuat,” lanjut Liora, suaranya lembut namun penuh keyakinan, “kau akan menemukan jalan untuk bangkit kembali.”Steven mengangka
Read more