Begitu Anisa berbicara, Celine spontan mengernyitkan dahi. Dia pernah mendengar tentang situasi Rachel. Meskipun tidak mengetahui detail spesifiknya, dia ingat jelas betapa hinanya pasangan berengsek itu.Celine mengira setelah perbuatan mereka terbongkar ke publik, mereka tidak akan punya nyali untuk tetap tinggal di Kota Stravon. Tak disangka, wanita ini bukan hanya berani kembali ke Kota Stravon, tetapi juga bekerja untuk Prima Laju.Setelah semua yang terjadi, apa gunanya permintaan maaf yang dibuat-buat ini? Bukankah dia hanya sengaja ingin membuat orang lain jijik?Celine melirik Rachel, lalu tiba-tiba merasa kagum melihat ketenangannya."Senasib? Kamu memang pintar cari pembenaran untuk diri sendiri," ejek Rachel.Saat Anisa hendak melangkah maju, beberapa satpam mencengkeram lengannya sembari menunggu perintah Rachel.Celine mencibir, "Sepertinya, wawasanku masih belum cukup luas. Aku pernah ketemu orang-orang hina, tapi belum pernah ketemu yang sehina ini. Rachel, kamu benar-b
Baca selengkapnya