Oslando meletakkan alat makannya, lalu tiba-tiba mengangkat kepala dan menatap Icha dengan mata menyipit. Icha terkejut. "Kenapa … memangnya kalau nggak pernah pacaran, nggak boleh merenung soal percintaan?""Boleh." Oslando tersenyum. Dia duduk dengan posisi santai, tubuhnya sedikit menyandar ke sisi kursi sambil menghadap Icha. "Aku juga belum pernah pacaran. Kadang-kadang kalau melihat cinta sejati, aku juga ikut terharu.""Kamu juga belum pernah pacaran?" Icha mengedipkan mata, lalu menatap Oslando dengan sedikit harapan.Oslando menggigit sebatang tusuk gigi. Dia mengiakan, lalu bertanya, "Menurutmu, aku kelihatan seperti pria yang sangat polos?""Nggak sama sekali."Icha menggeleng. Dia menilai dengan sangat serius, "Kamu kelihatannya seperti playboy."Oslando sempat tertegun, lalu tersenyum dan bertanya, "Playboy? Apa maksudnya? Aku kurang banyak belajar, coba jelaskan kepadaku."Icha menjawab, "Playboy itu pria yang gampang berganti hati, pernah pacaran dengan banyak wanita,
Baca selengkapnya