"Hah! Dia datang sendiri," gumam Nihla dengan senyum yang nyaris tak terlihat. 'Tenang, Nihla. Kamu nggak boleh langsung gegabah dan frontal. Kamu harus bermain cantik.' Nihla segera menenangkan diri, meski dengan amarah yang kini telah berada di puncaknya.Cakrawala memandang Aisha sejenak, lalu melirik Nihla dengan sangat waspada. Barulah ketika memastikan suasana yang telah redam, pria itu merespon perkataan Aisha, "Hm, ada perlu apa kamu ke sini?""E ...." Belum sempat Aisha benar-benar menjawab, suara gemulai Nihla langsung menyela, "Hei, apa kita boleh berkenalan? Siapakah nama kamu?""Em, tentu saja boleh, Kak," jawab Aisha yang kini telah bergeser fokus. Dia mengangguk sopan dengan senyum yang lembut ke arah Nihla. Meski bisa bersikap biasa, Aisha tetap merasa aneh dengan penampilan wanita yang baru saja mengajaknya berkenalan.'Kenapa penampilan dia nggak rapi banget? Mana nggak pakai alas kaki,' pikirnya."Oh, terima kasih." Nihla segera memasang wajah bak seorang ibu peri.
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-02-03 อ่านเพิ่มเติม