#Langkah kaki Dr. Hans Mueller bergema di koridor marmer yang luas menuju lobi utama kantor pusat perusahaan Nyonya Malika. Di belakangnya, beberapa asisten tampak sibuk merapikan berkas dan tablet, bersiap untuk agenda berikutnya. Namun, sebelum Dr. Hans Mueller mencapai pintu otomatis, sebuah suara yang tenang namun tegas menghentikan pergerakannya."Dokter Hans, tunggu sebentar," panggil Adhikara sambil berjalan cepat ke arah Dokter Hans berdiri.Dokter Hans berbalik, sedikit mengerutkan kening sambil menyesuaikan letak kacamatanya. "Ah, Adhikara. Ada apa lagi? Saya harus segera berangkat. Ada jadwal pertemuan dengan tim dokter di salah satu rumah sakit pusat sepuluh menit lagi," ujarnya serius. Dia tidak mengerti kenapa Adhikara mendadak menyusulnya. Dia bahkan tidak melihat Nyonya Malika bersama Adhikara."Maafkan saya, Dokter. Saya tahu jadwal Anda sangat padat." Adhikara berhenti tepat di hadapan Dokter Hans, lalu mengatur napasnya dengan tenang. "Tapi ada satu hal mendesa
Last Updated : 2026-01-31 Read more