#Adhikara berjongkok di depan Lyra yang tampak tertidur sangat lelap di atas karpet. Tubuh wanita itu meringkuk di atas selimut tipis yang dijadikan alas di atas karpet.Wajahnya pucat, napasnya teratur tapi dangkal. Rambutnya tergerai berantakan, sebagian menempel di kening yang masih lembap.Adhikara menatap Lyra lama, tanpa ekspresi jelas.Ketika pintu kamar terbuka perlahan, Adhikara langsung mengangkat telunjuk ke bibirnya. Memerintahkan siapa pun yang masuk untuk tidak membuat keributan."Sshh... Jangan membuat suara yang bisa mengganggu tidurnya," ucapnya dengan nada rendah. Tatapannya melembut untuk sesaat.Pembantu yang datang membawa salep anti iritasi yang diminta Adhikara sebelumnya itu mengangguk cepat, langkahnya nyaris tanpa bunyi."Ganti seprai, selimut, dan sarung bantalnya," lanjut Adhikara."Lakukan sekarang. Jangan sampai dia terbangun." Tatapan Adhikara tidak lepas dari Lyra."Iya, Mas," jawab pembantu itu lirih.Ia bergerak ke arah tempat tidur, membuka seprai
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-01-29 อ่านเพิ่มเติม