Ada siluet hitam yang memperhatikan mereka dari balik dinding. Bayangan itu berdiri diam, mengamati Neil dan Lewis yang sedang berbincang di kitchen island.Neil yang menyadari keberadaan sosok itu menoleh tajam. Matanya menyipit, menatap ke arah sudut ruangan. Namun, saat ia menoleh, siluet itu sudah menghilang. Tidak ada seorang pun di sana. Lewis mengikuti arah pandangan tuannya. Ia menatap sudut kosong itu, lalu kembali menatap Neil dengan tatapan bertanya."Tuan, ada apa?"Neil menggeleng pelan. "Tidak apa-apa. Mungkin hanya perasaanku saja."Lewis mengangguk, namun matanya masih waspada. Ia tahu di rumah ini, tidak ada yang benar-benar pribadi. Selalu ada mata yang mengawasi, selalu ada telinga yang mendengar."Tuan," Lewis memecah keheningan. "Apakah keputusan Tuan sudah yakin untuk membawanya bersama dengan Anda, bagaimana dengan Nyonya?"Neil menatap Lewis. Tangannya menggenggam gelas kosong di depannya. Rahangnya mengeras."
Last Updated : 2026-02-12 Read more