"Tentu aku menyukainya!" Anya sangat senang, bahkan ia tidak sadar jika dirinya sudah memeluk pria itu.Leon hanya bisa diam dengan sedikit tersenyum, ia senang tubuhnya merasakan pelukan itu lagi. Hm, apakah Leon benar-benar menyukainya?Entah. Mungkin Leon hanya merasakan sesuatu yang sudah hilang selama bertahun-tahun lamanya, dan wajar saja ia merasa senang jika tubuhnya mendapatkan sentuhan."E ... Eh, maafkan aku." Anya sadar jika dirinya terlalu berlebihan, ia segera melepaskan pelukan itu."Tidak apa." Wajah Leon masih tetap datar seperti biasa, tidak ada senyuman, tidak ada kehangatan, hanya ada aura dingin.Anya mulai membuka isi bungkusan itu, Leon memberikan sebuah handphone pada Anya."Jadi, kapan kamu akan makan malam?" tanya Leon."Aku nggak nafsu makan," jawab Anya tanpa menoleh pada pria itu.Leon masih diam, Anya masih sibuk dengan handphone tersebut. Leon memberikan sebuah handphone iPhone terbaru untuk Anya, Leon tahu jika Anya merasa bosan di rumah."Bi Ina bisa b
Read more