“Bawa mereka!” titah Felix kepada para pengawalnya.Tanpa memberi kesempatan untuk melawan, dua pria bertubuh kekar langsung menarik Claudia dan Adrian keluar dari ruangan. Keduanya diseret tanpa ampun, sementara suara protes mereka perlahan menghilang di balik pintu yang tertutup rapat.Ruangan itu pun kembali sunyi, meninggalkan keheningan yang jauh lebih berat dari sebelumnya.Sementara, Logan Oswold masih duduk terpaku di sofanya. Matanya mengikuti kepergian mereka dengan ekspresi tercengang, seakan satu per satu orang menghilang bagai angin yang tidak peduli dengan keberadaannya di sana.Ia segera menoleh kepada Felix yang hendak pergi. “Hei, kamu! Tunggu sebentar!”Felix menghentikan langkahnya, lalu menoleh dengan wajah dingin, menunjukkan dengan jelas rasa tidak sukanya terhadap cara pria itu memanggilnya. Meski begitu, ia tetap mempertahankan sikap profesionalnya dan berdiri menghadap Logan.“Ada yang bisa saya bantu, Tuan Oswold?” tanya Felix dengan suara datar, tetapi terasa
Read more