CHAPTER 93Hari-hari setelah festival berlalu tanpa terasa.Musim di Royal Crest kembali berganti. Daun-daun yang sempat menguning perlahan menghijau, lalu tanpa sadar jadwal kelas, tugas, dan ujian mengambil alih hampir seluruh harinya.Summer pun kembali menjalani rutinitas yang sama. Pagi di ruang kelas, siang di studio seni, lalu sore hari pulang ke asrama bersama Emma.Pak Aris masih sesekali menghampirinya setiap kali jam pelajaran seni berakhir. “Sudah berubah pikiran?”Summer selalu membalas dengan senyum kecil. “Maaf, Pak.”Pria itu tidak pernah memaksanya. Ia hanya sesekali berkata, “Aku masih berharap suatu hari nanti bisa melihat namamu kembali di pameran Royal Crest.”Summer hanya mengangguk.Waktu terus berjalan. Ia tetap menghabiskan waktu berjam-jam di studio seni dan kanvas demi kanvas terus terisi warna, tetapi sejak hari itu tidak ada lagi satu pun lukisannya yang diizinkan tampil di pameran.Di luar studio seni, kehidupan
Last Updated : 2026-06-12 Read more