Urusan yang dimaksud Reis bukanlah sesuatu yang perlu dijelaskan lagi.Sejak malam sebelumnya hingga pagi yang baru saja berlalu, mereka hampir tidak benar-benar berpisah. Waktu berjalan di luar sana sidang, bangsawan, keputusan kekaisaran semuanya tetap bergerak sebagaimana mestinya.Namun di dalam kamar itu, segalanya terasa seperti terhenti. Tirai yang tertutup rapat memisahkan mereka dari dunia luar, seolah tidak ada hal lain yang lebih penting selain keberadaan satu sama lain.Lorrene duduk di tepi ranjang, napasnya belum sepenuhnya teratur. Tubuhnya terasa lelah, bukan hanya karena fisik, tetapi juga karena sesuatu yang tidak bisa ia jelaskan sepenuhnya. Ia menatap ke arah Reis yang masih berada dekat dengannya, lalu akhirnya membuka suara, pelan.“Yang Mulia… sebenarnya, mengapa Anda seperti ini?”Pertanyaan itu keluar tanpa nada menuduh. Hanya kelelahan yang jujur, bercampur kebingungan yang tidak bisa ia sembunyikan.Reis tidak langsung menjawab.Ia menatap Lorrene, diam, cuk
Last Updated : 2026-04-22 Read more