Di dalam kamar penginapan, suasana terasa jauh lebih tenang dibanding keributan yang baru saja terjadi di bawah. Cahaya lampu menerangi ruangan sederhana itu dengan redup, sementara suara angin malam sesekali terdengar dari luar jendela kayu yang tertutup rapat.Ranjang besar berada di tengah ruangan, lengkap dengan perapian kecil yang membuat udara dingin perlahan terasa lebih hangat.Lorrene berdiri tidak jauh dari jendela sambil memperhatikan Reis yang baru saja melepaskan mantel hitamnya. Tatapannya terlihat sedikit khawatir sejak mereka masuk ke kamar tersebut.Beberapa saat kemudian wanita itu akhirnya berkata pelan,“Yang Mulia seharusnya tidak perlu melakukan itu.”Reis mengangkat pandangannya. Lorrene menatapnya sebelum melanjutkan,“Bukankah seharusnya identitas kita tidak tersebar?”Suasana kembali hening sesaat.Reis menatap Lorrene beberapa detik sebelum akhirnya berjalan perlahan menghampiri wanita itu. Langkahnya tenang, namun sorot matanya terlihat jauh lebih dalam dib
Last Updated : 2026-05-20 Read more