Sebenarnya Kayden ingin menolak, tapi karena Lunara yang menyuapkannya sendiri, rasanya berbeda. Di dalam hati, Kayden langsung menambah jadwal larinya setengah jam lagi.Lunara menyeringai. Sesibuk apa pun Kayden bekerja setiap hari, dia tetap akan berolahraga. Katanya supaya tubuhnya bisa terus menarik bagi Lunara selamanya. Semua keuntungan memang ada di pihaknya, jadi Lunara hanya bisa mendukung dan menyemangatinya.Setelah Casya membantu Daisy membereskan proyektor, dia berjalan mendekat."Kak Lunara, tadi Ibu ngomong apa sama kamu?" Dia sebenarnya mendengar suara mereka tadi, tapi tidak datang menghampiri karena tahu Floryn pasti ingin mengatakan sesuatu pada Lunara.Casya menurunkan suaranya, "Kalau Ibu bilang sesuatu yang membuatmu kesulitan, kamu tolak saja, jangan sampai nggak enakan."Lunara langsung dibuat tertawa karena geli. Kakak beradik ini benar-benar sama. Keduanya khawatir Floryn akan meminta sesuatu padanya."Nggak apa-apa. Tante minta aku bantu kamu carikan pasanga
Read more