Casya buru-buru berkata, "Aku yang mengambilnya. Kak Eston bilang terlalu dingin, jadi dia nggak mengizinkanku makan."Barulah Dayne berhenti mengomel.Di tengah makan malam, Diane tiba-tiba pulang bersama Rayan.Eston segera bangkit menyambut mereka. Dia menggenggam tangan sang kakek sambil berkata pelan, "Kakek, seharusnya Kakek tetap di rumah sakit.""Nggak, nggak. Casya datang, jadi aku harus pulang. Nanti setelah Casya pergi, baru aku kembali ke rumah sakit!"Rayan berkata dengan keras kepala, "Tubuhku ini paling tinggal beberapa hari lagi. Masa kalian nggak membiarkanku menikmati sedikit kebahagiaan?"Di antara anak-anaknya, hanya Dayne dan Diane yang masih berada di sisinya. Dayne juga merupakan putri bungsu Rayan.Di usia seperti ini, kalau terus menjalani pengobatan, yang menderita adalah dirinya. Kalau tidak diobati, anak-anaknya yang akan merasa sedih. Rayan memahami semua itu. Namun kalau terus tinggal di rumah sakit, yang tersisa baginya hanyalah rasa jengkel.Begitu mende
Ler mais