Arthur menuntun Chyara berjalan perlahan menyusuri taman kediaman Everardo. Langkah mereka tidak terlalu cepat, menyesuaikan dengan keadaan Chyara yang masih berpura-pura lemah setelah “siuman” dari keracunan. Angin berembus pelan, membuat dedaunan di sepanjang jalan batu bergoyang lembut. Suasananya kini terasa jauh lebih tenang dibanding biasanya. Sepanjang perjalanan, Arthur terus mengajak Chyara berbicara ringan. Mulai dari cuaca, kondisi taman Everardo, sampai cerita singkat tentang perjalanan bisnis dan kegiatannya di ibu kota beberapa hari terakhir. Dan anehnya, Arthur ternyata cukup banyak bicara. Chyara diam-diam merasa sedikit terkejut mendengar itu. Ia beberapa kali melirik pria di sampingnya dengan tatapan bingung, seolah sedang mencoba memastikan apakah ini benar-benar Arthur yang ia kenal dari novel. Karena dalam cerita yang ia baca dulu, Arthur selalu digambarkan memiliki ssnyuman hangat, tetapi pendiam. Bahkan saat bersama Azelia sekalipun, pria itu hampir tid
Last Updated : 2026-05-14 Read more