Kalimat sederhana itu membuat dada Joseph terasa sesak. Desa yang hampir mati ini sudah lama kehilangan harapan, bahkan para penduduknya hidup hanya dengan menunggu belas kasihan pedagang luar yang sesekali lewat dan membeli dagangan mereka.Namun sekarang, gadis di hadapannya datang membawa peluang baru untuk semuanya.Tanpa sadar, mata Joseph mulai memanas. Ia segera menundukkan kepala, tetapi beberapa tetes air mata tetap jatuh ke atas dokumen di tangannya.“Saya ... benar-benar tidak tahu harus berkata apa, Lady,” ungkapnya lirih.Chyara hanya tersenyum tipis melihat reaksinya. Ia tahu seberapa berharganya desa ini bagi Joseph. Dalam cerita asli novel, desa ini perlahan menghilang karena kemiskinan, dan sebagian besar penduduknya memilih pergi meninggalkan tempat ini.“Saat Tuan Alex datang membawa koin emas nanti, berikan sebagian pada para pekerja.” Ia melirik Joseph sekilas sebelum melanjutkan. “Sisanya gunakan sebagai modal usaha berikutnya.”Joseph langsung mengangguk cepat.
Last Updated : 2026-05-21 Read more