Malam turun perlahan di atas langit kota. Hujan gerimis membasahi kaca jendela rumah Revano, membuat suasana terasa semakin dingin. Di dalam kamar, Rania duduk di tepi ranjang, memeluk lututnya. Rambutnya masih sedikit lembap, pikirannya belum benar-benar pulih dari kejadian di spa.Sentuhan itu....Suara itu....Dan terutama, tatapan di balik masker itu. Entah apa yang menggangu Rania, ia seperti mulai ketagihan. Ia ingin disentuh lagi dan lagi dengan cara yang sama. Cara yang agresif yang berbeda dengan kelembutan Revano. Rania menghela napas panjang, mencoba menyingkirkan bayangan Jeff dari kepalanya. Namun semakin ia berusaha lupa, semakin jelas wajah yang mirip dengan suaminya itu muncul dalam pikirannya.Pintu kamar terbuka pelan.Revano masuk, masih mengenakan kemeja gelap. Ia menutup pintu dan langsung menghampiri Rania. Tangannya terangkat, menyentuh pipi istrinya dengan lembut.“Kamu masih gemetar,” ucapnya lirih.Rania menatapnya. “Aku takut, Mas. Jeff… sekarang tidak lagi
Read more