Hari pertama sebagai istri Revano terasa aneh bagi Rania.Ia bangun pagi dengan suasana rumah yang asing, penuh aturan tak tertulis.Tidak ada sapaan hangat, tidak ada ucapan selamat pagi. Hanya keheningan dan suara pelayan yang sibuk menyiapkan sarapan.Revano sudah lebih dulu duduk di meja makan, dengan setelan rapi meski masih di kursi roda.Ia sibuk menatap layar laptop, jarinya mengetik cepat, tanpa sedikit pun menoleh pada Rania.“Pagi,” ucap Rania pelan.“Pagi,” balas Revano singkat, nyaris tanpa ekspresi.Tak ada percakapan lain.Rania menarik napas dalam.Ia tidak bisa berharap terlalu banyak dari pria itu. Baginya, kehidupan ini mungkin hanya kontrak.Tapi bagi Rania, dunia luar masih menunggunya.Ada pasien, ada ruang operasi, ada panggilan jiwa yang membuatnya tetap bisa berdiri tegak.Hari itu, Rania kembali mengenakan jas putih dan masuk ke rumah sakit tempat ia bekerja.Begitu melangkah ke koridor, beberapa rekan sejawat langsung berbisik-bisik.“Itu Rania, 'kan? Katany
최신 업데이트 : 2026-01-07 더 보기