Sore itu, tampak Tivane sedang asyik menikmati udara segar di depan rumahnya. Ia bersenandung kecil dan terkadang mengelus juga mengajak anaknya berbicara, seolah anak itu bisa paham apa yang ia katakan. Denting handphone membuat Tivane tersentak dan meraih handphone nya yang ada di samping kursi. Beberapa pesan dari para sahabatnya dan juga dari suaminya tertera di atas layar. " Tumben pada rame, biasanya jam segini sibuk ngurus kerjaan." Gumam Tivane pelan dan memilih membaca chat Rigecherta duluan. Hubby: sayang, aku pulangnya agak telat ya.. tapi aku usahain tetep cepat. Jangan telat makan, jangan sampe kecapean. Maaf yaa aku pulangnya agak telat. Tivane: iya nggak papa kok. Hati-hati yaa.. nanti kalo udah sampe rumah harus di ceritain semua pokoknya. Hubby: siap, laksanakan. See you sayang.Tivane: see you.Tivane tersenyum karena suaminya tetap memberinya kabar di saat ia sendiri pasti sedang kelelahan. Menang semenjak Tivane hamil, ia sudah mengganggu nama ko
Read more