Lin Xuan meletakkan ponselnya, merapikan ujung lengan bajunya dengan gerakan santai, lalu mengambil mikrofon dan melangkah ke tengah ruangan. Gerakannya tenang dan alami, seolah yang dilakukannya adalah hal biasa.Xia Quan tidak menyangka dia akan menerima tantangan itu dengan begitu mudah, begitu saja, seperti tidak ada beban sama sekali.“Hmph, berlagak. Teruslah berlagak,” gumam Xia Quan dalam hati. Dia mengira Lin Xuan tidak akan berani maju, tapi ternyata salah. Namun, melihat sikapnya yang terlalu santai itu, Xia Quan yakin Lin Xuan hanya pura-pura tenang.Bagaimanapun, Xia Quan baru saja menyanyikan “Desert Camel”, lagu yang terkenal sulit. Apa yang bisa dinyanyikan Lin Xuan untuk menandinginya? Paling-paling hanya akan mempermalukan diri sendiri.“Lin Xuan, kamu bisa nyanyi nggak? Kalau nggak, aku gantiin saja,” bisik Meng Ting di sampingnya, suaranya penuh perhatian.Undangan Xia Quan tadi jelas ada maksud tersembunyi. Meski hanya bersenang-senang, tujuannya pasti untuk mempe
Dernière mise à jour : 2026-02-08 Read More