Clara tidak tidur malam itu.Bukan karena Arka rewel.Bukan karena rumah asing.Namun karena nalurinya terus berteriakbahwa waktu mereka hampir habis.Rumah aman itu sunyi, terlalu sunyi. Dindingnya dingin, jendela-jendelanya tertutup rapat. Clara duduk di sofa dengan Arka terlelap di dadanya, matanya menatap pintu depan seolah pintu itu bisa membuka sendiri kapan saja.Maya berdiri di dekat jendela, berbicara pelan di telepon.“…ya, aku yakin. Mereka tidak akan berhenti,” katanya singkat sebelum mematikan sambungan.
Terakhir Diperbarui : 2026-01-17 Baca selengkapnya