Brak!!Semua orang menoleh akan kegaduhan yang diciptakan seorang pria yang duduk di meja makan bagian tengah. Ia tampak memandang sengit teman wanitanya."Apa yang kamu lakukan, Selina? Kamu mau menantangku?" Geram Aldi marah.Melihat reaksi Aldi, Selina hanya bisa meminta ampun pada Tuhan. Ternyata benar keputusannya menggugat hak asuh mutlak atas putrinya. Lihatlah Aldi masih menjadi pria tidak sabaran."Setelah apa yang terjadi pada Aulia, aku harus melakukan itu, mas. Mengikatmu dengan surat perjanjian!" Selina tak mau kalah."Sial! Kamu lupa aku ini ayahnya, hah? Aku memiliki hak atas anakku sendiri!""Hak macam apa yang kamu bicarakan, mas? Sejak di dalam kandungan kamu sudah menolak putriku. Ingat kejadian ketika aku perdarahan dan kamu memaksaku pulang dari rumah sakit, hmm?? Jika Aulia tidak kuat saat itu mungkin saja dia gugur, mas. Dan itu semua terjadi karenamu!""Tapi, itu..""Alasan apa lagi?" Tan
Read more