Dan di bawah sana, di tengah hujan malam yang turun semakin rapat, lampu mobil hitam panjang milik Raymond akhirnya memasuki halaman mansion perlahan. Sorot lampunya membelah gelap halaman yang basah oleh air hujan, memantulkan kilau pucat di jalan batu menuju tangga utama mansion. Suara mesin mobil terdengar berat sebelum akhirnya mati tepat di depan pintu besar rumah itu. Clara yang sejak tadi berdiri gelisah di balkon langsung mengembuskan napas panjang. Dadanya yang sedari tadi terasa sesak perlahan mengendur. Lega. Begitu lega sampai lututnya hampir kehilangan tenaga. Tanpa sempat mengenakan alas kaki, Clara langsung berbalik dan berlari keluar kamar. Langkahnya terdengar cepat menuruni tangga marmer mansion yang sunyi. Gaun tidur satin putih yang dikenakannya bergerak mengikuti langkah tergesa itu, sementara rambut panjangnya yang tadi sudah setengah kering kini sedikit berantakan menempel di pundaknya. Di bawah, pintu mobil akhirnya terbuka. Raymond turun perlahan dari k
Baca selengkapnya