Byur!Dinginnya air menghantam wajah Darian, memaksa kesadarannya kembali dengan tarikan yang sangat kasar. Darian terkesiap, dadanya tersengal saat tersedak air yang masuk ke saluran pernapasannya.Matanya langsung terbuka, mengedip cepat untuk mengusir sisa pening yang berputar hebat di kepalanya. Tidak lagi mengucurkan darah, tapi masih sangat nyeri.Hal pertama yang ditangkap oleh matanya bukanlah ruangan asing berdinding batu tempatnya disekap saat ini, melainkan sesosok tubuh yang terbaring diam di dekat kakinya.Lio.Napas Darian tercekat. Insting langsung mengambil alih—ingin melompat, ingin merengkuh gadis itu untuk memastikan napasnya masih ada. Namun, hanya otot-otot tubuhnya menegang saat ia maju—tidak bisa bergerak.Darian baru menyadari ia tengah duduk di atas sebuah kursi kayu yang berat. Tali tambang yang tebal melilit dada, lengan, hingga pergelangan kakinya, mengikatnya dengan simpul mati yang sangat kuat.Geraman tertahan di tenggorokannya. Dengan sisa tenaga bruta
Last Updated : 2026-05-08 Read more