“Aku sudah mengetahui kondisi Kakek Tommy. Aku dan Damar nggak akan lama berada di Jakarta. Setelah pernikahanmu dan pemakaman Kakek Tommy selesai, kami akan kembali ke Malaysia. Kuharap kamu bisa menjaga ibu, bibi, adik perempuan, sepupu, dan juga tunanganmu, Keisha.”Belinda berhenti sejenak sebelum melanjutkan. “Jika kejadian seperti hari ini terulang lagi, aku nggak akan ragu membongkar semua rahasia yang selama ini disembunyikan keluarga Mahardika.” Ia sempat melirik kaki Arga yang terdiam di atas kursi roda. “Duduk terus seperti itu nggak cocok buatmu. Kalau ada kesempatan, coba jalani rehabilitasi dan berusaha berjalan lagi.”Arga mengangkat kepala, lalu terkekeh pahit. “Haruskah aku menganggap itu sebagai bentuk perhatianmu padaku?”Belinda tampak sedikit terke
อ่านเพิ่มเติม