“Papi mengumpulkan banyak kliping koran tentang Om Arga. Semua berita itu bilang kalau dia sangat mencintai mendiang Tanteku, tapi aku sama sekali nggak percaya!” ucap Adinda dengan mata bulat polosnya menatap Tommy. “Kakek adalah sahabat mendiang Tanteku, dan Kakek kelihatan sangat berwibawa. Apa Kakek bisa membalaskan dendam Tanteku? Tante adalah adik kesayangan Mami, jadi aku benar-benar berharap Kakek mau membantu.”“Adinda.” Sebelum gadis kecil itu melanjutkan ucapannya, Damar menghampiri, lalu mengangkatnya ke dalam gendongan. “Sudah, cukup sampai di sini. Kita pulang dulu.”Damar menggendong Adinda dengan mantap, kemudian berjalan menuju lift. Sesaat sebelum pintu lift tertutup, Damar menatap Belinda. “Lakukan apa yang memang harus kamu lakukan. Tapi ingat, pulanglah lebih awal malam ini.”
اقرأ المزيد